Mengenal LenMarc, Startup Cloud POS Besutan Couplepreneur Bandung

lenmarc bandung
lenmarc bandung

MAsih banyak pengusaha yang kerap mengabaikan pengelolaan data pengelolaan barang, pemasok, konsumen bahkan standarisasi produk. Masih ada persepsi bahwa program perekaman titik penjualan (POS) digital yang bagus itu mahal, sulit digunakan, atau hanya untuk perusahaan besar berbahasa Inggris.

Melihat fenomena tersebut, Wisnu Valentino (36) dan Evlin Marcelline Fendrianto (33), pasangan suami istri asal Bandung, mendirikan startup LenMarc yang merupakan akronim dari dua nama mereka. Mereka bertekad untuk memperbaiki dan mengubah cara pandangnya dengan menawarkan solusi berupa sistem yang terintegrasi, mudah dioperasikan, dengan nilai investasi yang terjangkau. Sehingga membantu efisiensi usaha sekaligus meningkatkan pelayanan yang pada akhirnya dapat membantu meningkatkan omset UMKM dan UMKM.

Keduanya memulai LenMarc sejak tahun 2008, sempat vakum karena kuliah, kemudian mulai aktif pada tahun 2014 dan mengembangkan bisnisnya pada tahun 2016. Evlin menjadi pendiri dan CEO (Chief Executive Officer), sedangkan Wisnu yang menyukai dunia teknologi informasi , diangkat sebagai CTO (Chief Technology Officer).
Baca juga: JANZ Hadirkan Teknologi Mesin Kasir (Point of Sale) Buatan Indonesia

Membangun LenMarc Setelah Kembali dari Tiongkok

LenMarc
Kiri ke kanan: Wisnu Valentino (CTO) dan istrinya, Evlin Marcelline Fendrianto (CEO).

Bisnis LenMarc dimulai dengan hasrat Evlin untuk analisis bisnis, pemasaran, dan pemrograman. Kemudian didukung dengan kepiawaian Wisnu di bidang administrasi server dan jaringan cloud. Wisnu sendiri sudah memiliki usaha di bidang web marketer yang kemudian menjadi sumber pembiayaan utama di awal berdirinya LenMarc.

Setelah absen selama empat tahun kuliah di Changchun University of Science and Technology di China, Wisnu dan Evlin mulai membangun kembali bisnisnya pada tahun 2014. Kepulangan mereka ke Indonesia menjadi momentum. Bandung adalah kota kembali karena udaranya yang nyaman bagi mereka. Lebih dari itu, memang ada permintaan konsumen yang tinggi akan kebutuhan perangkat lunak LenMarc.

Pada tahun 2016, Wisnu dan Evlin mengamati bahwa bisnis startup sedang booming dan berpotensi menghasilkan pendapatan yang besar di bidang Cloud POS. Beranjak dari pengamatan tersebut, mereka menilai bahwa digitalisasi sangat dibutuhkan dan memiliki potensi pasar yang sangat besar. Tahun ini mereka memulai bisnis startup.

Berbisnis bersama membuat mereka dikenal sebagai couplepreneur di antara konsumen LenMarc. Baik Wisnu maupun Evlin telah menjadi dosen di salah satu universitas ternama di Bandung. Di tengah keterbatasan dana, pengalaman mengajar menjadi modal bagi keduanya dalam mendidik dan melatih tim masing-masing serta memberikan pelatihan kepada konsumen.

Baca:  Mamikos Hubungkan Pemilik Kos dan Pencari Kos Secara Digital

2 tahun pertama mereka kembali berbisnis adalah perjalanan Wisnu dan Evlin menemukan benang merah yang tepat untuk semua produk instan yang berhasil diproduksi saat ini, dengan memberikan pelatihan langsung kepada konsumen yang menaruh kepercayaan pada produk LenMarc di Bandung , Jakarta dan kota-kota lain di Indonesia.

“Awalnya kami menangani semuanya sendiri. Hal ini kami lakukan untuk memastikan program yang dibuat benar-benar mampu memberikan solusi yang tepat bagi para pelaku usaha dan kami ingin berdiskusi serta belajar langsung dari pelaku usaha terkait peristiwa bisnis yang sering mereka hadapi, ”ujar Wisnu.

“Seiring dengan kemajuan bisnis konsumer, dalam jangka panjang diharapkan juga berdampak pada terbukanya lapangan kerja baru dan perekonomian di Indonesia,” tambahnya.

LenMarc Kembangkan Indogo dengan Lebih dari 170 Aplikasi Berbasis Web

indogo lenmarcSaat ini, bisnis tidak mungkin menjadi besar tanpa bantuan aplikasi. Semua aplikasi LenMarc juga dilengkapi dengan analisis data untuk pembelajaran strategis dan kecerdasan bisnis. Untuk memudahkan pengoperasian, aplikasi dibuat dalam bahasa Indonesia.

“Dengan aplikasi dari LenMarc, kurva pembelajaran UKM dan UMKM bisa dipangkas. Selain itu juga memiliki daya saing yang sama dengan bisnis kelas dunia,” kata Wisnu.

Untuk memudahkan konsumen dalam memilih solusi yang sesuai dengan kebutuhannya, pada tahun 2020 LenMarc meluncurkan platform penjualan Indogo.id yang dilengkapi dengan fitur konsultasi online. Indogo menyediakan lebih dari 175 produk Cloud Online (siap pakai Barcode dan QRcode) yang siap pakai dan bisa diupgrade untuk mengiringi perkembangan berbagai bisnis.

Platform tersebut mendukung berbagai perangkat pendukung bisnis seperti printer, pemindai kode batang, kode qr, rfid, mesin kasir, dan perangkat keras pendukung lainnya. Juga berfungsi di komputer, tablet, dan smartphone. Untuk produk dengan sistem berlangganan, LenMarc menawarkan harga mulai dari Rp. 149.900 / bulan (minimal 1 tahun). Sedangkan untuk produk dengan sistem lisensi yang berlaku seumur hidup, harga mulai dari Rp 2.999.000 / lisensi.