Leica SL2-S, Mirrorless Full-Frame 24MP dengan Perekaman 4K60

Leica SL2-S
Leica SL2-S

SSepanjang tahun 2020, produsen kamera ternama yang terkenal dengan produk berbanderol sultan ini telah merilis beberapa jenis kamera profesional. Meski targetnya cenderung menyasar kelas tertentu, seperti Leica M10-R yang dikhususkan untuk fotografi lanskap, kali ini Leica SL2-S memberikan kemampuan yang lebih luas.

Menutup tahun 2020, Leica menghadirkan kamera yang cukup fleksibel berupa mirrorless dengan lensa interchangeable. Leica SL2-S hadir sebagai penerus Leica SL2 yang resmi hadir di Indonesia pada November 2019 lalu. Jika generasi sebelumnya adalah kamera sultan, sebenarnya yang satu ini memiliki harga yang lebih murah.

Secara tampilan, Leica SL2-S terlihat lebih simpel atau tidak terlalu mencolok. Selain dominasi warna hitam, logo "Leica" pada sensor juga memiliki warna yang sama, terlihat lebih halus. Berbeda dengan seri SL2 yang memiliki resolusi besar 47 megapiksel, Leica SL2-S menggunakan sensor 24,6 megapiksel. Ini adalah Leica pertama dengan sensor BSI.

Baca juga: Leica Q2 Monochrom, Kamera Full-frame 46,7MP Harga Rp. 80 juta

Leica SL2-S Menggunakan Sensor Sony IMX

Leica SL2-S

Leica sendiri tidak merinci sensor yang digunakan. Namun dari riset yang dilakukan oleh Deployant, spesifikasinya mirip dengan Sony IMX 410CQK. Alias ​​yang sama seperti yang digunakan pada Sony A7 Mark III dan Nikon Z6. Manfaatnya, ukuran setiap piksel menjadi lebih besar, sehingga lebih banyak cahaya yang ditangkap.

Resolusi yang lebih kecil memungkinkan kamera ini menangkap foto burst lebih cepat, hingga 25 fps dengan rana elektronik atau 9fps secara mekanis. Dan tentu saja performa minim cahaya lebih baik, serta rentang ISO yang lebih luas dari 50 hingga 102.400. Leica mengklaim SL2-S memiliki noise lebih rendah dan warna lebih baik dalam kondisi ISO tinggi.

Baca:  Canalys: Vivo Nomor 1, realme Top 4 Smartphone Brand Asia Tenggara di Q4 2020

Rentang rana mulai dari 1/8000 hingga 500 (mekanis). Perlu menghasilkan foto dengan resolusi tinggi? Leica menyediakan mode Multi Shot di mana kamera akan menggabungkan 8 gambar individual menjadi satu foto 96 Megapiksel. Untuk penyimpanannya sendiri, terdapat dua slot kartu memori UHS-II. Layarnya masih mirip SL2, hanya saja tidak bisa diputar alias tetap, mengurangi keleluasaan sudut pengambilan foto.

Body kamera ini juga dilindungi sertifikasi IP54, dan bisa digunakan meski dalam resolusi minus 10 derajat Celcius, cocok untuk merekam dalam kondisi ekstrim. Leica SL2-S dapat merekam video dalam format 4K 10-bit 4: 2: 2, atau cuplikan Cinema 4K ProRES hingga 30fps (melalui kartu SD, atau 60fps melalui perekaman eksternal dengan koneksi HDMI).

Harga Leica SL2-S

Leica SL2-S

Harga kamera ini lebih murah dibanding generasi sebelumnya, melebihi USD 1000. Leica SL2-S dijual seharga USD 4.895 atau Rp. 69 juta, dan bisa dipesan di Amerika Serikat. Bagi yang menginginkan kamera mirrorless full frame kompak dari brand Leica, ini pilihan yang tepat.

Uniknya, layaknya smartphone, Leica menjanjikan update software atau update software pada kuartal pertama 2021. Update ini akan menghadirkan sejumlah penyempurnaan, seperti algoritma autofokus, pelacakan fokus, perekaman internal 4K 60p, mode tally dan lain-lain. Kamera ini juga didukung penuh oleh software Capture One, memberikan pilihan tambahan bagi fotografer selain menggunakan Adobe Lightroom.