Inovasi J3K Agar Konsumen Lebih Aman & Nyaman Naik Gojek

Sekat pelindung GoCar
Sekat pelindung GoCar

SSejak pandemi terjadi, Gojek berinisiatif khusus untuk memberikan jaminan kepada mitra dan konsumen, melalui J3K (Jaga Kesehatan, Kebersihan dan Keselamatan). Inisiatif ini terus diperbarui dari waktu ke waktu, guna meningkatkan setiap poin terjemahan J3K, komitmen keamanan terhadap protokol dari Gojek.

Mengingat warga Jakarta kini dapat melakukan perjalanan selama transisi PSBB, aplikasi super Gojek telah meluncurkan solusi tambahan untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan konsumen yang harus melakukan perjalanan selama pandemi. Beberapa solusi ini termasuk fasilitas Combo Shield, fitur J3K Protocol, Selfie Verification Mask dan fitur Geofencing, yang akan dirinci masing-masing.

Inovasi ini sebagai bentuk penguatan posisi Gojek sebagai perusahaan penyedia layanan transportasi digital dengan protokol kesehatan dari hulu hingga hilir, lengkap dalam layanan transportasi. Dalam rilis yang diterima Gizmologi di Jakarta (16/10), Nila Marita, Chief of Corporate Affairs Gojek mengatakan, Gojek telah siap memberikan berbagai penyesuaian yang mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, dan kebersihan.

Baca juga: Tingkatkan Keamanan, Mitra Gojek Kini Bisa Langsung Laporkan Pesanan Fiktif

Gojek menerapkan penghalang pelindung bagi mitra pengemudi GoRide

Isolasi pelindung bagi mitra pengemudi ojek
J3K Shield (lapisan tambahan pada kaca helm) dan sekat pelindung untuk mitra pengemudi Gojek.

Aspek ini diwujudkan melalui inisiatif J3K yang hadir tanpa memungut biaya tambahan kepada konsumen. “Menyadari situasi pandemi yang begitu dinamis, kami terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi-inovasi baru, baik yang berbasis non teknologi maupun teknologi untuk terus bersama-sama menjaga kebersihan dan kesehatan,” tambah Nila.

Salah satu inovasi baru berbasis non-teknologi adalah fasilitas perlindungan pengemudi GoRide yang sudah disediakan di 16 kota besar. Fasilitas ini terdiri dari pelindung (pembatas antara mitra pengemudi dan pelanggan), serta J3K Shield (pelindung wajah tambahan yang dipasang pada kaca helm mitra).

Fasilitas ini telah didistribusikan ke lebih dari 36 ribu mitra GoRide, dan akan berlanjut secara bertahap, sementara sekat pelindung pada kendaraan GoCar telah dipasang pada lebih dari 40 ribu kendaraan. Sementara itu, inovasi teknologi lainnya telah diimplementasikan pada aplikasi tersebut, seperti fitur “Komitmen Keamanan Protokol J3K” berupa notifikasi konfirmasi saat konsumen ingin memesan kendaraan.

Baca:  Samsung Mengumumkan Jadwal Peluncuran Galaxy S20 FE, Lebih Cepat Dari yang Diperkirakan

Kemudian pada aplikasi driver partner terdapat fitur "J3K Protocol Checklist" dimana partner harus menyatakan bahwa dirinya dalam keadaan sehat, rutin mengunci tangan dan lain sebagainya. Kemudian pasangan pengemudi harus mengambil foto verifikasi topeng dengan berfoto selfie. Juga geofencing dapat mendeteksi dan memperingatkan ketika ada kerumunan di antara mitra.

Inisiatif Gojek Tingkatkan Rasa Kepercayaan Pelanggan

Inisiatif J3K Gojek

Selain inovasi yang dihadirkan di atas, Gojek juga menghadirkan tempat penyimpanan helm, dispenser cuci tangan dan hand sanitizer, bekerja sama dengan Wardah, Antis dan Godrej. Kolaborasi juga berupa penyediaan puluhan ribu hand sanitizer di belasan "J3K NyAman Zones" yang tersebar di lokasi-lokasi strategis seperti stasiun atau pusat perbelanjaan.

Inisiatif ini pasti membuahkan hasil. Dalam survei yang dilakukan oleh lembaga survei Blackbox dengan Toluna, ditemukan bahwa 8 dari 10 responden yang disurvei di Indonesia (91%) memilih menggunakan Gojek, karena dinilai paling membantu, memberikan solusi atas kebutuhan, dan proaktif dalam mengambil inisiatif positif selama pandemi.